Penulisan Puisi Berkenaan Dengan Keindahan Alam 7.2

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu:

Kompetensi Dasar :

  1. Menulis kreatif puisi berkena­an dengan ke­indahan alam

Membaca puisi tentu sudah sering kamu lakukan. Banyak puisi di surat kabar, majalah, maupun buku-buku yang dapat kamu baca. Bagaimana dengan menulis puisi? Kali ini kamu akan diajak berlatih menulis puisi. Dalam menulis puisi, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu

  • Menentukan tema

Banyak tema yang dapat kamu angkat dan tuangkan dalam bentuk puisi. Misalnya, keindahan alam, kasih sayang, maupun masalah kehidupan lain yang ada di sekitarmu.

  • Suasana puisi

Suatu puisi menggambarkan perasaan, pikiran, dan keinginan penulis terhadap apa yang dirasa, didengar, maupun dilihat oleh indra mereka. Pengungkapan penulisan puisi yang satu berbeda dengan yang lain. Puisi yang menyatakan kebahagian akan menggunakan bahasa yang indah, lembut, dan romantis, sementara puisi yang menyatakan ketidaksukaan atau protes diungkapkan dengan bahasa yang sinis, lugas, keras, dan sebagainya.

  • Mendaftar kata-kata yang dianggap cocok

Puisi diwarnai oleh ungkapan maupun kiasan. Misalnya, Tuhan, aku telah berdusta selalu dan menjauh darimu. Kata yang dicetak miring akan terdengar indah dan memiliki nilai rasa daripada kata penuh salah.

  • Memilih diksi

Diksi atau pilihan kata akan sangat menentukan keindahan dan kebermaknaan puisi. Kata-kata dalam puisi cenderung konotatif dan kias sehingga akan memberikan nilai rasa tertentu. Misalnya, Hidupnya yang malang selalu bermandikan (air mata, peluh, keringat). Kata yang tepat adalah air mata.

  • Menulis puisi

Setelah menentukan tema, suasana, dan diksi, kamu dapat menyusun puisi secara utuh. Inspirasi yang dapat membantu mengembangkan imajinasimu, misalnya mimpi, harapan, fantasi, benda, bunga, maupun alam. Kali ini, cobalah untuk menulis puisi berkaitan dengan keindahan alam. Perhatikan contoh berikut!

                   Laut
            Amal Hamzah

Berdiri aku di tepi pantai
Memandang lepas ke tengah laut
Ombak pulang memecah berderai
Keribaan pasir rindu berpaut

Ombak datang bergulung-gulung
Balik lagi ke tengah segara
Aku takjub berdiri termangu
Beginilah rupanya permainan masa

Hatiku juga seperti dia
Bergelombang-gelombang memecah pantai
Arus suka beralih duka
Payah mendapat perasaan damai

                                        Dikutip dari Bimbingan Apresiasi Puisi, 1974 Puisi tersebut mengambil tema keindahan laut. Hal tersebut dapat dilihat dari pemilihan judul dan hal-hal yang tergambar dalam puisi tersebut. Misalnya, ombak bergulung yang datang ke pantai. Di samping itu, kata berderai dan berpaut menambah keindahan puisi tersebut.


Beri Penilaian

Rating : 4.1/5 (434 votes cast)


Peralatan pribadi