Penilaian Pementasan Drama 9.2

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Untuk materi ini mempunyai 1 Kompetensi Dasar yaitu:

Kompetensi Dasar :

  1. Menilai pementasan drama yang dilakukan oleh siswa

Pementasan Drama

Untuk menilai suatu pementasan drama ikutilah pokok-pokok berikut :

  • Pendahuluan
  1. Buatlah ringkasan drama tersebut!
  2. Himpunan atau lembaga mana yang mementaskan drama itu!
  3. Kapan dan dimana dipentaskan?
  4. Tokoh-tokoh yang mementaskan drama itu!
  5. Kalau diketahui siapa yang menulis drama itu!
  • Resensi tentang drama
  1. Apakah isi drama itu mudah diikuti, runtun, dan masukl akal?
  2. Apakah dialog-dialog yang ditampilkan pelakunya menarik, lancer, dan mengandung makna bagi para penonton?
  3. Apa jenis drama yang dipentaskan dan bagaimana karakteristik pada pelakunya?
  4. Apakah hubungan antara bagian dan bagian kompak?
  5. Apakah ada sesuatu yang tersirat atau ada suatu pesan dibalik drama itu?
  6. Apakah pesan itu terang-terangan sehingga menuju ke suatu propaganda atau kampanye?
  7. Bagaimana bahasa yang digunakan dalam dialog-dialog dalam dram itu?
  8. Apakah bahasa dalam dialog itu sekaligus juga mencerminkan tokohnya?
  • kesimpulan

Dengan memberikan kritik atas semua aspek drama, maka kesimpulan menjadi suatu penilaian akhir kita.

Pada pelajaran yang lalu, kamu sudah mempelajari cara membahas dan menanggapi pementasan drama yang digelar oleh teman-temanmu. Pada pelajaran kali ini, kamu akan berlatih memberikan penilaian terhadap pementasan drama. Hal-hal yang harus kamu perhatikan dan kamu beri penilaian, antara lain adalah

  1. naskah,
  2. penyutradaraan/bentuk garapan,
  3. akting para tokoh, dan
  4. keserasian artistik, misalnya panggung, musik, lampu, tat rias, dan tata kostum.

Dalam penilaian naskah, hal yang dinilai adalah kualitas naskah tersebut, apakah naskah menarik, unik, dan memiliki kemungkinan untuk dipentaskan. Bagaimana bahasa yang digunakan dalam naskah tersebut juga perlu mendapat penilaian. Pemilihan naskah tertentu untuk dipentaskan berpengaruh pada penyutradaraan atau bentuk garapan. Jika naskahnya realis (mendekati kehidupan sehari-hari yang nyata), akan lebih baik jika bentuk garapan menggunakan pendekatan realis.
Untuk memberikan penilaian terhadap akting tokoh, perlu diperhatikan kesanggupan aktor/artis dalam memerankan tokoh tertentu. Misalnya, si A memerankan tokoh si B. Maka segala tingkah laku, ucapan, dan pandangannya harus sesuai dengan karakter tokoh B, bukan karakter lagi si A. Jika berada di atas panggung, akting harus sungguh-sungguh sehingga penonton yakin yang mereka lihat adalah nyata, bukan pura-pura.
Penilaian terakhir ialah penilaian mengenai unsur artistik, yaitu apakah artistik yang digunakan sesuai, serta sanggup memberi dukungan dan daya hidup pada pementasan.


Beri Penilaian

Rating : 3.4/5 (43 votes cast)


Peralatan pribadi