PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA 8.1 RINIE PRATIWI

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

A. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

B. Tahap-tahap Perkembangan Manusia

Image:pertumbuhan ananak.jpg


Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Pada makhluk hidup terjadi proses-proses tertentu untuk menopang kehidupannya. Proses-proses tersebut menunjukkan ciri-ciri tertentu dari makhluk hidup yang membedakannya dengan benda mati. Beberapa proses yang menunjukkan ciri kehidupan antara lain tumbuh, berkembang, bergerak, mencerna makanan, bernapas, dan mengedarkan zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Kegiatan berikut akan menunjukkan salah satu proses kehidupan, yaitu pertumbuhan dan perkembangan.

Pertumbuhan dan Perkembangan Kupu-kupu

Bagaimana perubahan bentuk kupu-kupu selama perkembangannya? Perubahannya mudah untuk diamati, sebab hewan ini memiliki siklus hidup relatif pendek.

Apa yang harus kamu lakukan? Kamu akan mengamati tahapan selama pertumbuhan dan perkembangan kupu-kupu. 1. Gurumu sudah menyiapkan botol-botol berisi telur kupu , larva kupu-kupu, kepompong, dan sebuah botol berisi kupu-kupu. 2. Dengan menggunakan kaca pembesar dan tanpa membuka botol, amatilah telur kupu, ulat, kepompong, dan kupu-kupu tersebut!

Catatlah hasil pengamatanmu pada buku catatan IPA mu! Ada berapa tahap perkembangan yang kamu amati ? Jelaskan perkembangan yang kamu amati tersebut Gambarlah tiap tahap dan susunlah gambarmu sehingga menyusun satu siklus hidup kupu-kupu.

A Pertumbuhan dan Perkembangan

Bagaimana perubahan yang terjadi pada hewan selama masa hidupnya? Bandingkan antara ayam dan kupu-kupu. Keduanya berubah karena tumbuh, tetapi dengan cara yang berbeda. Setiap makhluk hidup mengalami perubahan sepanjang masa hidupnya. Perubahan tersebut terkadang menunjukkan pertambahan ukuran, dari kecil menjadi besar, dari pendek menjadi tinggi, dari ringan menjadi berat, dan seterusnya. Perkecambahan dari biji seperti Gambar 1.1 menunjukkan pertumbuhan tersebut. Perubahan yang terjadi pada kecambah tersebut misalnya pada ukuran kecambah yang semain lama menjadi semakin panjang, hingga sampai batas tertentu.

Image:pertumbuhan kecambah.jpg

Perkembangan Pembentukan Buah Carilah pohon mangga yang sedang berbunga. Pilihlah beberapa bunga, berilah tanda. Amatilah perubahan yang terjadi setiap hari sampai terbentuknya buah masak. Catatlah hasil pengamatanmu dalam jurnal IPAmu. Perubahan apa yang tampak saat buah menjadi matang? Perubahan itu termasuk perkembangan.

Pertambahan volume yang terjadi karena pertambahan materi hidup dikenal dengan nama pertumbuhan. Pertambahan ini dapat diukur dengan alat ukur tertentu, atau lebih umum dikenal sebagai ukuran kuantitatif. Sebagai contoh daun mengalami pertambahan panjang dan lebar yang dapat diukur dan dinyatakan dalam sentimeter. Daun tersebut dikatakan mengalami pertumbuhan. Perubahan lain yang dapat terjadi sepanjang masa hidupnya adalah perubahan yang mengarah pada kedewasaan atau perubahan-perubahan yang tidak dapat diukur dengan alat ukur. Sebagai contoh pada kegiatan penyelidikan yang telah kamu lakukan, kamu dapat mengamati perubahan biji menjadi kecambah. Selama itu terjadi, tidak ada perubahan ukuran yang berarti, berat biji tidak bertambah, tetapi terjadi proses perubahan penting, yaitu tumbuhnya akar dan tunas. Contoh lain pada ayam yang menginjak dewasa, akan mengalami perubahan memasuki fase reproduktif, yaitu menghasilkan telur. Tidak ada pertambahan ukuran tubuh, tetapi ada perubahan penting, yaitu memasuki masa reproduktif. Perubahan yang demikian lebih dikenal sebagai perkembangan. Pada proses perkembangan perubahan yang terjadi lebih bersifat kualitatif, tidak bisa diukur dengan alat ukur. Pada saat telur akan menetas, tidak ada pertambahan ukuran pada telur yam, tetapi ada proses perkembangan yang penting, yaitu menetasnya telur menghasilkan anak ayam. Perhatikan juga Gambar 1.2 yang menunjukkan keluarnya kupu dari kepompong.

Image:kupu.jpg

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Pertumbuhan dan perkembangan setiap makhluk hidup terjadi karena pengaruh berbagai faktor. Faktor dari dalam tubuh bekerja sama dengan faktor lingkungan akan menentukan pertumbuhan dan perkembangan. Faktor dari dalam atau faktor internal salah satunya ditentukan oleh hormon tubuh. Pertambahan panjang batang pohon terjadi karena aktivitas hormon auksin yang menyebabkan pertambahan ukuran dan jumlah sel, sehingga menyebabkan pohon bertambah tinggi. Faktor dari luar atau faktor eksternal berkaitan dengan segala sesuatu yang ada di lingkungan, seperti: nutrisi, udara, air, tanah, dan sinar matahari. Sinar matahari sebagai salah satu faktor lingkungan sangat diperlukan oleh tumbuhan. Banyaknya sinar matahari mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Banyak sedikitnya klorofil, pembentukan tunas, pembentukan bunga, dan kemampuan membentuk serta menyimpan makanan sangat tergantung pada sinar matahari. Tubuh makhluk hidup sebagian besar terdiri dari air. Air merupakan pelarut berbagai bahan. Semua zat gizi dapat dimanfaatkan oleh tubuh makhluk hidup karena terlarut dalam air. Demikian juga semua bahan yang harus dibuang dari tubuh, harus dapat dilarutkan dalam air.

Membuat PosterUdara dan tanah juga merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Carilah bahan bacaan dari surat kabar dan majalah tentang pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan. Buatlah kliping tentang hal itu pada kertas karton, berilah judul, dan tempelkan di dinding kelasmu

Pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup pada hakikatnya merupakan ekspresi tanggapan terhadap lingkungan yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam tubuh organisme tersebut. Setiap makhluk hidup memberi tanggapan terhadap perubahan lingkungan. Jika makhluk hidup menanggapi suatu perubahan, reaksi yang ditunjukkan dapat terlihat dalam berbagai bentuk (Gambar 1.3). Pernahkah kamu memperhatikan bagaimana tumbuhan dan serangga menanggapi cahaya? Tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah cahaya. Serangga akan terbang mendekati sinar. Itu semua karena adanya interaksi faktor dari dalam tubuh makhluk hidup dengan faktor lingkungan. Nutrisi Yang Dibutuhkan Tumbuhan Hijau Tumbuhan hijau membutuhkan nutrisi yang umumnya dalam bentuk mineral yang diserap oleh tumbuhan hijau dari tanah melalui sistem perakaran, kemudian diangkut ke daun dengan bantuan jaringan pembuluh kayu (xilem). Proses pengambilan mineral oleh tumbuhan berbedabeda tergantung pada jenis mineralnya. Sejumlah tumbuhan tertentu mampu mengambil nitrogen bebas dari udara dengan bantuan jasad renik melalui proses yang dikenal dengan nama fiksasi nitrogen (pengikatan nitrogen). Pada kebanyakan tumbuhan, nitrogen diambil dari dalam tanah dari mineral dalam bentuk ion-ion. Namun demikian, tanaman kopi mampu mengambil nitrogen langsung dari udara melalui daunnya. Terdapat beberapa unsur yang diperlukan oleh tumbuhan dalam jumlah besar, yaitu karbon (C), Oksigen (O), Hidrogen (H), dan Nitrogen (N). Di samping itu juga diperlukan unsur P (fosfor). Kelima unsur ini merupakan penyusun utama tubuh tumbuhan. Dinding sel tumbuhan disusun oleh unsur C, H, dan O. Protein yang merupakan penyusun utama sitoplasma (cairan sel) disusun oleh unsur C, H, O, dan N. Begitu pula asam inti yang merupakan penyusun kromosom dan intisel, yang tersusun dari unsur C, H, O, N, dan P. Karbohidrat dan lemak juga merupakan penyusun sitoplasma pada beberapa sel tumbuhan, tersusun dari unsur C, H, dan O.

yang diperlukan oleh tumbuhan, terutama untuk membangun tubuhnya. Keduabelas unsur tersebut adalah sebagai berikut. 1. Belerang (Sulfur=S), terdapat di dalam asam amino, yang menyusun protein. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, namun ketidakadaan belerang, menyebabkan asam amino tertentu yang dibutuhkan tumbuhan tidak dibentuk. 2. Zat kapur (kalsium=Ca), memiliki bermacam-macam fungsi, antara lain memperkuat dinding sel, menetralisasi asam-asam organik berbahaya yang dihasilkan. 3. Zat Besi (Magnesium=Mg), merupakan bagian utama penyusun klorofil. Jika tumbuhan tidak memiliki cukup banyak magnesium, tumbuhan akan menjadi pucat (klorosis). Magnesium juga digunakan untuk membantu kerja enzim di dalam sel tumbuhan. 4. Fosfor(P), berada di dalam tumbuhan terutama berfungsi sebagai penyusun kromosom dan senyawa lemak (fosfolipid), pembentuk membran sel. Fosfor juga amat penting pada proses pengubahan energi. Unsur fosfor, magnesium, kalsium, dan belerang diperlukan dalam jumlah yang banyak sehingga disebut sebagai unsur makro. Delapan unsur sisa yang diperlukan tumbuhan hijau adalah Kalium (K), Besi (Fe), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Molybdenum (Mo), Boron (B), Klorin (Cl). Unsur-unsur tersebut memainkan peranan dalam membantu kerja enzim. Pertumbuhan Hewan Hewan adalah makhluk hidup yang dapat makan, bergerak, dan berkembangbiak. Siklus hidupnya dimulai dari lahir, tumbuh, menjadi dewasa, berkembangbiak, dan akhirnya mati. Selama menjalani siklus tersebut terjadi banyak sekali perubahan, baik bentuk maupun ukurannya Berikut adalah contoh peristiwa yang terjadi pada hewan terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan Metamorfosis Beberapa hewan, seperti kupu-kupu yang sering kamu lihat, selalu melalui tahap metamorfosis saat mereka tumbuh

dan berkembang menjadi dewasa. Metamorfosis berlangsung melalui beberapa tahap, dan semua tahapannya memiliki bentuk yang sangat berbeda dari bentuk hewan dewasanya. Selain kupu-kupu, katak juga melalui tahapan perkembangan yang berbeda selama perkembangannya (Gambar 1.4). Awal kehidupannya dimulai sebagai zigot dalam telur yang telah difertilisasi. Telur menetas dan keluarlah berudu dari dalamnya. Berudu dapat berenang menuju tumbuh-tumbuhan kecil untuk mencari makan. Berudu terus tumbuh, dan bentuk tubuhnya berubah. Tungkai mulai nampak, paru-paru mulai tumbuh, serta gigi juga mulai tumbuh dalam rongga mulut berudu. Saat itu dimulailah perubahan-perubahan yang dapat mendukung berlangsungnya kehidupan di darat. Sejak hewan ini mengalami pertumbuhan tungkai, berudu tidak lagi mengalami pertumbuhan ekor.

(A) Telur yang telah dibuahi berkembang menjadi massa berlendir yang berfungsi sebagai “jangkar” atau “penambat” telur dalam air, sehingga tidak hanyut oleh arus air. Telur-telur akan menetas dalam satu minggu atau lebih B) Berudu yang keluar dari telur mempunyai ekor yang panjang dan insang sehingga dapat bergerak serta mengambil orsigen dalam air (C) Perlahan-lahan kaki berudu tumbuh dan berkembang (D)Katak dewasa yang tidak lagi memiliki ekor.

Kupu-kupu yang kamu lihat adalah bentuk dewasa yang telah melalui metamorfosis dengan lengkap , yang tahap-tahapnya adalah telur, larva, pupa dan individu dewasa (Gambar 1.5). Satu saat larva menjadi tidak aktif, dan berubah menjadi pupa. Pada tahap ini tampak adanya kulit jangat yang secara keseluruhan membentuk jaringan pembungkus. Kupu-kupu dewasa akan muncul dengan bentuk yang sama sekali berbeda, dan tidak lagi tampak seperti ulat. Belalang memiliki tipe perubahan bentuk yang berbeda. Metamorfosisnya tergolong tidak lengkap, dan melibatkan tiga tahap, yaitu telur, nimfa, dan individu dewasa.

kupu-kupu yang akan berkembang menjadi larva (A). Larva nampak seperti cacing, merupakan tahap perkembangan hidup bebas. Seperti halnya larva berudu, larva kupukupu harus mencari makan sendiri (B). Larva kupu-kupu makan dalam jumlah banyak untuk menyimpan energi dan siap untuk memasuki tahap perkembangan selanjutnya dan menjadi pupa (C). Kupu-kupu dewasa sudah keluar dari pupa (D)

Ketika kamu berjalan-jalan di rerumputan di awal musim kemarau, dapat menjumpai banyak belalang melompat keluar dari rerumputan saat kamu mengusik rerumputan tersebut. Amatilah lebih dekat beberapa belalang tersebut, maka kamu dapat mengetahui bahwa dalam beberapa hal mereka mirip dengan belalang dewasa. Nimfa belalang berukuran lebih kecil dibandingkan belalang dewasa dan tidak memiliki sayap, tetapi secara keseluruhan bentuknya sama dengan hewan dewasa (Gambar 1.6). Namun demikian untuk hewan tertentu dalam mencapai fase dewasa mengalami pergantian selaput pelindung (mirip bentuk kepompong) (lihat Gambar 1.7). Sayap dan sistem reproduksi pada nimfa terus tumbuh dan berkembang sampai suatu saat ia akan mencapai tahap dewasa, dan benar-benar siap untuk melanjutkan siklus hidup melalui perkawinan dan menghasilkan belalang-belalang muda.

Intisari Sub Bab

1. Bedakan pengertian antara pertumbuhan dan perkembangan beserta contohnya. 2. Ceritakan tentang pertumbuhan pohon kelapa mulai biji sampai menghasilkan buah

Bina Keterampilan Mengamati

Carilah jentik-jentik nyamuk, peliharalah di tempat yang tertutup kaintipis. Amatilah perubahan yang terjadi. Carilah sumber bacaan tentang nyamuk. Bandingkan apa yang kamu amati dan apa yang kamu baca tersebut. Tulislah dalam paragraf singkat tentang perkembangan yang terjadi semenjak telur hingga menjadi nyamuk dewasa.

B Tahap-tahap Perkembangan Manusia

Ketika masih bayi orang tuamu dengan penuh kasih sayang membimbing belajar merangkak, berjalan, dan melatih keterampilan yang lain sehingga bertambah lama kamu bertambah pintar. Pada saat kamu dewasa nanti akan menikah, mempunyai anak, dan akhirnya menjadi tua. Pada bagian ini kalian akan mempelajari perkembangan manusia yang dimulai dari proses pembuahan hingga usia tua. Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Pertumbuhan dihubungkan dengan penambahan jumlah dan ukuran sel tubuh manusia, sedangkan perkembangan dihubungkan dengan kematangan fungsi alat tubuh. Ada 2 faktor yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan yaitu faktor internal, berupa faktor keturunan (genetik) dan faktor eksternal berupa lingkungan. Faktor keturunan adalah faktor bawaan yang menunjukkan potensi anak. Faktor ini menjadi ciri khas yang tidak dapat diubah lingkungan. Adapun faktor lingkungan merupakan faktor yang menentukan perkembangan potensi anak. Faktor ini mempunyai banyak aspek dan dapat diubah. Manusia mengalami perubahan kecepatan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan maksimum terjadi pada akhir masa janin dan kemudian menurun ketika bayi. Saat menjelang dewasa, percepatan pertumbuhan dan perkembangan meningkat lagi, kemudian menurun dan berhenti pada saat dewasa. Manusia harus berkembang biak, agar kehidupan di bumi dapat berlanjut. Cara manusia berkembang biak sangat mirip dengan mamalia yang lain. Sejak lahir, anak perempuan memiliki banyak sel telur pada dua kelenjar, yang disebut ovarium. Ovarium terletak di dalam perut bagian bawah. Sejak masa pubertas, satu dari sel-sel telur itu dilepaskan tiap bulan sebagai bagian dari siklus haid. Sedangkan, anak laki-laki

Image:pertumjbuhan janin.jpg

menghasilkan sel-sel kecil berbentuk berudu yang disebut spermatozoid (jamak = spermatozoa). Sejak memasuki pubertas barulah sel-sel ini akan mulai dapat berfungsi. Spermatozoa ini dihasilkan dari organ kelamin yang bernama testis. Jika spermatozoid bertemu dengan sel telur yang sudah masak, maka akan terjadi pembuahan. Pembuahan Perjalanan 9 bulan menuju kelahiran seorang bayi dimulai ketika sebuah sel sperma bertemu dengan sel telur. Ada jutaan sel spermatozoa yang mencapai telur, tetapi hanya satu spermatozoid yang dapat menembus lapisan luar sel telur. Begitu hal itu terjadi, bahan genetik dalam sel telur (23 kromosom) akan bergabung dengan bahan genetik dalam spermatozoid (23 kromosom) membentuk sebuah rangkaian lengkap, yaitu 46 kromosom. Proses penggabungan sperma dan sel telur beserta kromosom dari keduanya disebut pembuahan atau konsepsi atau fertilisasi. Telur yang sudah dibuahi membelah diri menjadi 2 sel dalam 36 jam, lalu menjadi 4 sel dalam 48 jam, kemudian menjadi 8 sel, dan seterusnya. Embrio masuk rahim sekitar 3 hari sesudah pembuahan. Bentuknya berupa bola padat yang terdiri dari 16-32 sel (Gambar 1.8)

Image:seperma yg berhasil masuk sel telur.jpg

Sekitar 1 minggu setelah pembuahan, bola sel memendamkan diri dalam lapisan rahim yang kaya akan darah dan menyerap zat makanan dari sana. Sel itu terus membelah diri, membentuk jaringan tubuh pertama, seperti pembuluh darah dan saraf. Secara bertahap bola sel menekuk dan memutar, sehingga dasar tubuh terbentuk. Sementara itu, sel lain membentuk plasenta, yaitu organ berbentuk cawan di lapisan rahim. Di dalam plasenta darah bayi mengalir sangat dekat dengan darah ibunya. Lewat plasenta inilah oksigen dan zat makanan yang sangat penting mengalir dari ibu ke bayi, sementara hasil buangan mengalir ke arah yang berlawanan. Pada usia lima minggu panjang bayi berkisar 10 mm. Wujud kepala, punggung, dan jantungnya mulai tampak. Mulut dan mata mulai terbentuk. Kaki dan tangan terbentuk seperti kuncup yang gempal. Pada tahap ini, bayi disebut embrio. Pada usia delapan minggu panjang bayi sekitar 25 mm dan semua bagian utama tubuh telah terbentuk. Bahkan jari tangan dan kakipun sudah terbentuk. Pada tahap ini, bayi disebut janin. Pada usia duabelas minggu sel-sel tetap aktif membelah diri dan berkembang serta membentuk kelengkapan akhir tubuh, seperti kelopak mata, kuku tangan, dan kuku kaki. Panjang bayi sekitar 13 cm. Waktu yang tersisa masih ada 28 minggu sebelum bayi dilahirkan. Bayi yang sedang berkembang hidup di dunia yang berair di dalam rahim. Di dalam rahim, cairan ketuban (amnion) melindungi bayi terhadap benturan, cahaya terang, dan kebisingan di luar. Namun demikian, bayi dapat mendengar detak jantung dan suara proses pencernaan makanan dalam usus ibunya.Posisi bayi di dalam kandungan disajikan dalam Gambar 1.9.

Image:hamilal.jpg

Bagaimana Janin Memperoleh Makanan? Janin menerima semua zat hara dan oksigen dari pasokan darah ibunya. Tetapi, darah janin itu tak pernah langsung bercampur dengan darah ibunya. Janin membuat darah sendiri, yang mengalir lewat tali pusar menuju plasenta. Bagian bawah plasenta tertanam ke dinding rahim. Pembuluh darah menghubungkan plasenta dengan jaringan rahim lewat tonjolan-tonjolan mirip jari yang disebut vilus korion. Di sekitar vilus korion, yaitu di sela intervilus, terdapat darah ibu. Melalui suatu lapisan jaringan tipis yang disebut trofoblas, ibu dan janin mempertukarkan zat hara, gas-gas dan sisa buangan. Makanan dan oksigen dari ibu merembes lewat trofoblas ke vena janin, dan sisa metabolisme disalurkan dari janin ke darah ibu untuk dibuang. Tali Pusar Di dalam tali pusar terdapat dua arteri dan satu vena yang menghubungkan janin dengan plasenta. Tali ini berbentuk spiral (tidak lurus seperti selang), panjang, dan cukup lentur sehingga tetap aman sewaktu janin bergerak. Ketika bayi itu lahir dan dapat bernapas serta makan sendiri, tali itu dipotong, dan meninggalkan bekas di perut, disebut pusar. Kelahiran Bayi Setelah sembilan bulan berkembang di dalam rahim ibu, bayi akan segera terlahirkan. Di dalam rahim ibu yang diselubungi oleh kantung ketuban, bayi akan merasa hangat, basah, gelap dan pada kondisi yang terlindungi. Setelah bayi tersebut terlahirkan akan mendapatkan lingkungan yang berbeda sama sekali. Lingkungan baru tersebut terasa lebih dingin, kering, terang, dan tidak terlindungi oleh sesuatu. Proses kelahiran diawali dengan kontraksi otot-otot rahim, perhatikan Gambar 1.10 (a), (b), dan (c). Kontraksi tersebut semakin kuat dan berulang-ulang, kemudian kantung ketuban mulai

Image:kelahiran bayi.jpg

pecah dan mengeluarkan cairan. Cairan ini dikenal dengan air ketuban. Dalam beberapa jam, kontraksi tersebut menyebabkan terbukanya mulut uterus menjadi lebih luas untuk dilalui oleh bayi. Dengan kekuatan dan kontraksi penuh akan mendorong bayi melewati vagina dan keluar menuju lingkungan baru. Kadang-kadang seorang ibu memiliki pinggul kecil, sehingga terlalu sempit untuk dapat dilalui oleh bayi. Pada kejadian lain, posisi bayi tidak tepat, sehingga sulit untuk dilahirkan secara normal. Pada kasus seperti ini, bayi akan dikeluarkan dari rahim ibu melalui pembedahan perut. Proses seperti ini dikenal dengan bedah cesar. Pada saat terlahir, bayi masih berhubungan dengan plasenta melalui tali pusar. Setelah lahir, tali pusar dipotong oleh dokter, setelah itu bayi akan menghirup oksigen tanpa melewati saluran tali pusar lagi. Bayi akan menangis, tangisan bayi akan menyebabkan masuknya udara pada paru-paru bayi.

Balita dan Anak-Anak

Empat minggu pertama setelah lahir dikenal dengan periode neonatal artinya kelahiran baru. Selama waktu ini bayi sudah agak dapat menyesuaikan hidup di luar uterus. Fungsi tubuh seperti pernapasan, pencernaan, dan ekskresi telah dilakukan oleh bayi itu sendiri. Perkembangan berikutnya adalah periode dari neonatal sampai usia satu tahun. Dalam periode ini bayi mengalami pertumbuhan dan perkembangan baik secara mental maupun dalam keterampilan fisik. Keterampilan awal yang dimiliki adalah kemampuan tersenyum dan biasanya terjadi di usia enam minggu. Pada usia empat bulan bayi sudah dapat tertawa, bangun ketika mendengar sesuatu dan telah mengenal wajah ibunya. Pada delapan bulan, bayi mulai berkata-kata untuk beberapa kata sederhana seperti mama, cucu kalau menyebut susu. Satu kejadian besar di usia satu tahun adalah berdiri tanpa pertolongan siapapun maupun penopang apapun selama beberapa detik. Setelah melewati masa bayi, maka berikutnya adalah masa anak-anak, yaitu usia 1 hingga 12 tahun. Dalam periode ini, pertumbuhan fisik mulai meningkat baik tinggi badan maupun berat badan disertai perkembangan koordinasi otot-otot dan kemampuan mental. Dari umur 18 bulan, anak dapat berjalan tanpa bantuan. Antara 2 dan 3 tahun, anak telah dapat mengontrol keinginan untuk kencing dan berak . Pada usia 3 tahun, anak telah dapat berbicara dengan kalimat sederhana. Sampai dengan usia 5 tahun, beberapa anak dapat membaca angka-angka dan huruf-huruf tertentu. Di atas usia ini, anak telah berkembang dalam kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan beralasan. Pada usia yang sama, anak telah matang emosinya dan belajar bagaimana bergaul dengan orang lain. Coba ingat usia berapa kalian berbicara? Kata apa yang pertama kamu ucapkan?

Image:merawat balita.jpg

Masa Dewasa - Masa Pubertas

Perkembangan berikutnya adalah masa adolesen, kamu berada pada masa ini. Adolesen dimulai dari usia 12 sampai 14 tahun. Bagian dari masa adolesen adalah pubertas. Masih ingat bukan, di awal sudah kita bahas bahwa masa pubertas adalah masa di mana organ reproduksi kita telah matang. Pada wanita, masa pubertas terjadi pada usia 8 sampai 13 tahun. Pada laki-laki, pubertas terjadi antara usia 13 sampai 15 tahun. Salah satu ciri masa pubertas pada wanita adalah mulai terjadi haid (menstruasi). Seorang yang mulai mengalami haid menunjukkan bahwa tubuhnya mulai mempersiapkan diri untuk bisa mengalami kehamilan. Pada saat haid tubuh kita rawan dihinggapi penyakit. Penyakit dapat ditimbulkan karena kita kurang menjaga kesehatan. Oleh karena itu kita harus menjaga kebersihan pada saat haid. Selain itu pada hari-hari biasapun perlu menjaga kebersihan organ reproduksi kita. Hal ini penting dilakukan agar organ-organ kita selalu dalam keadaan sehat. Selama pubertas, hormon dihasilkan oleh kelenjar pituitari yang dapat menyebabkan perubahan-perubahan pada tubuh. Pada laki-laki, hormon ini dapat mempengaruhi perubahan berupa mulai tumbuhnya kumis pada daerah sekitar wajah, perubahan suara, otot-otot tubuh semakin kuat dan mulai tumbuh rambut pada ketiak dan permukaan alat kelamin (pada pubis). Pada wanita juga terjadi perubahan seperti mulai tumbuhnya rambut di ketiak dan permukaan alat kelamin (mons pubis) dan mulaimengalami masa haid. Anak perempuan lebih cepat dewasa daripada anak laki-laki. Anak perempuan mengalami perkembangan rangka maupun seksualnya kira-kira dua tahun lebih cepat dari anak laki-laki. Ciri-ciri kedewasaan ini banyak sekali, ada yang sudah tumbuh buah dada dan rambut sekitar kemaluan pada usia sembilan tahun, ada yang belum mendapatkannya sebelum usia tigabelas atau empat belas tahun. Pada masa pubertas ini kalian mulai memiliki rasa tertarik pada lawan jenis. Mekanisme kedewasaan yang normal tidak selalu terjadi pada waktu tertentu, tetapi terjadi kapan saja pada kisaran waktu tertentu. Kalau kalian sudah menyadari hal ini maka tidak perlu khawatir bila terjadi kelambanan kedewasaan.

Image:mdokumenn.jpg

Menjaga Kebersihan Diri dalam Kehidupan

Sehari-hari dan Saat Menstruasi Pada saat haid kamu sebaiknya mengurangi aktivitas rutinmu seperti olah raga, maupun aktivitas fisik lainnya. Apa yang kamu gunakan pada saat menstruasi itu tidak masalah, baik handuk kecil maupun pembalut yang sekarang dengan mudah dapat kamu beli di toko. Beberapa cara dapat dilakukan untuk merawat kebersihan diri terutama saat haid, seperti penjelasan di bawah ini. 1. Mandi setiap hari dengan sabun dan air hangat. 2. Sesudah buang air besar, bersihkan daerah dubur, dari depan ke belakang. 3. Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun, karena dapat mengisap air dan tembus udara yang diperlukan untuk aliran udara bebas ke bagian luar alat kelamin. 4. Gantilah pembalut sesering mungkin, minimum dua kali sehari, meskipun jumlah darah sedikit saja. 5. Jika keluarnya darah tidak seperti biasa misalnya dalam waktu beberapa menit pembalut sudah basah, tanyakan pada ibumu atau ajaklah orangtuamu untuk konsultasikan pada dokter atau bidan.

Masa Tua

Akhir dari masa perkembangan manusia adalah masa tua, yang di awali dari usia akhir adolesen sampai tua. Beberapa perkembangan terjadi di usia tua. Di awali di usia 20 tahun, coba perhatikan orang di lingkungan sekitarmu yang memiliki usia di atas 20 tahun. Mereka telah menyelesaikan sekolah, bekerja, kemudian menikah dan memulai kehidupan berkeluarga. Pertumbuhan otot dan tulangnya sudah terhenti, artinya sudah tidak dapat lebih tinggi lagi.

Image:orang tua.jpg

Orang yang memiliki umur antara 30-50 tahun berada di masa pertengahan tua. Selama usia ini perkembangan fisik mulai mengalami penurunan. Orang di usia ini sistem peredaran darah dan pernafasannya mulai berkurang efisiensinya. Tulang-tulang mulai agak rapuh dan kulit sudah mulai berkeriput. Orang pada kelompok ini biasanya sibuk dengan keluarganya dan memiliki komitmen kerja yang tinggi. Orang di usia ini biasanya sangat memperhatikan sekali orang-orang yang sudah lanjut usia, dan memperlakukan mereka seperti anak-anak. Perhatikan dan pikirkan seseorang yang kalian kenal yang berusia di atas 65 tahun! Apa perbedaan orang ini denganmu? Pertengahan lanjut usia terletak pada umur antara 65 sampai 74 tahun. Di usia ini orang sudah harus istirahat dari kesibukan kerja. Masa usia ini biasanya diisi dengan kegiatan yang berkaitan dengan kesenangan mereka/hobi, rekreasi atau menjadi sukarelawan di rumah sakit, sekolah atau kegiatan kemasyarakatan. Beberapa orang di usia ini ada yang mengisi hidupnya dengan kegiatan sosial.Orang dengan umur di atas 75 tahun adalah lanjut usia. Orang pada kelompok umur ini memerlukan bantuan untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya.

Beri Penilaian

Rating : 5.0/5 (2 votes cast)


Peralatan pribadi