Menjelaskan Unsur- Unsur Intrinsik dari Pembacaan Penggalan Novel 12.1

Dari Crayonpedia

Langsung ke: navigasi, cari

MENDENGARKAN

Menjelaskan Unsur- Unsur Intrinsik dari Pembacaan Penggalan Novel

Kutipan penggalan novel berjudu Supernova: Petir karya Dee (Dewi Lestari) pada Keping 39 dengan subjudul Dua Siluet yang Berangkulan

Salah satu unsur intrinsik yang sangat penting adalah karakter tokoh dan
latar cerita. Kedua unsur ini berhubungan erat. Karakter tokoh sangat
di pengaruhi oleh lata, terutama latar tempat dan latar suasana social budaya.Tokoh yang digambarkan secara dinamis akan berubah-ubah tergantung situasi, waktu, tempat, dan sosial budaya lingkungan yang dimasukinya.
Karakteristik atau perwatakan adalah penampilan keseluruhan ciri-ciri
atau tipe dari seorang tokoh pelaku atau bagaimana cara pengarang
menggambarkan dan mengembangkan watak tokoh-tokoh dalam sebuah cerita rekaan atau fiksi.

Ada dua macam cara untuk memperkenalkan tokoh dan karakteristik tokoh dalam fiksi, yaitu sebagai berikut:
1. Secara analitik (langsung): pengarang langsung memaparkan tentang watak atau karakter tokoh, pengarang menyebutkan bahwa seorang tokoh keras hati, keras kepala, penyayang, dan sebagainya.
2. Secara dramatik (tak langsung): penggambaran perwatakan yang tidak diceritakan langsung, tetapi disampaikan melalui (a) pilihan nama tokoh, (b) penggambaran fisik atau postur tubuh, (c) cara berpakaian,( d) tingkah laku tokoh, (e) keadaan lingkungannya, (f)dialog tokoh dengan dirinya atau dengan tokoh lainnya, dan (g) pola pikir saat menghadapi masalah.


Ditinjau dari cara dan hasil penggambarannya, ada empat macam perwatakan, yaitu sebagai berikut:
1. Perwatakan statis, yaitu pelukisan watak sang tokoh tetap tidak berubah – ubah dari awal sampai akhir cerita.
2. Perwatakan dinamis, yaitu watak sang tokoh berubah atau berkembang dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat sesuai dengan situasi yang dimasukinya.
3. Perwatakan datar, yaitu watak sang tokoh disoroti hanya dari satu unsure atau satu dimensi saja.
4. Perwatakan bulat, yaitu watak sang tokoh dilukiskan dari segala aspek dan meliputi semua dimensi, yaitu dimensi fisiologis, psikologis, dan social seperti yang terdapat pada tokoh nyata dalam hidup sehari-hari.
Latar adalah penggambaran ruang, waktu, dan segala situasi yang menjadi ruang bagi tokoh cerita untuk hidup, bergerak, atau mengalami berbagai peristiwa. Latar tidak hanya terbatas pada aspek geografis waktu dan tempat, tetapi juga menyangkut aspek social budaya dan emosional. Aspek ini mencangkup pengertian suatu cerita itu terjadi pada zaman apa, dalam masyarakat bagaimana, dalam nuansa emosional, bagaimana serta kondisi alamiah seperti apa. Jadi, kalau ingin mengungkap latar suatu cerita, semua aspek itu harus dianalisis, yaitu latar waktu, Iatar tempat, latar suasana alamiah, latar suasana batiniah, dan latar suasana social budaya


.Uji Teori
1. Apakah perbedaan karakterisasi secara analitik dan dramatik?
2. Dengan cara bagaimana pengarang mengungkapkan perwatakan tokoh yang dilakukan secara dramatik?
3. Jelaskan perbedaan antara watak datar dan watak bulat!
4. Jelaskan perbedaan antara watak statis dan dinamis!
5. Sebutkan dan jelaskan 3 dimensi watak!
6. Apakah yang dimaksud latar cerita?
7. Sebutkan dan jelaskan macam-macam latar suasana!



Beri Penilaian

Rating : 4.1/5 (145 votes cast)


Peralatan pribadi